21 maret adalah hari dimana masyarakat
Mesir memperingati “Hari Ibu”, mereka membuat kapal yg dipenuhi dengan
hiasan bunga-bunga dan memajangnya dibalkon rumah ataupun jalanan, untuk itu
selagi momentumnya tepat ingin rasanya kami sedikit berbagi maklumat kami
mengenai hari ini, apa yg kami dapati dari guru-guru kami.
Karena hal ini adalah baru dan
Islam tidak berbicara spesifik mengenainya, pasti ada saja yg mempermasalahkannya,
dengan lantang dan yakinnya mereka berkata kita tidak perlu hari ibu, karena
patuh dan sayang pada ibu ataupun orangtua umumnya berlaku untuk sepanjang
masa... !?
Jawab : Ya, benar memang Islam mewajibkan kita pemeluknya agar senantiasa untuk patuh dan taat pada kedua orang tua sepanjang masa, bahkan sekalipun mereka tidak dengan keyakinan yg sama dengan kita, hal ini senada dengan firman Allah SWT Q.S Luqman:14-15 :
Adapun hadits bukankah kita sudah tidak asing lagi dengan kisah seorang pemuda yg ingin berjihad bersama Rasulullah SAW untuk menjaga agama ini sedangkan ibunya masih hidup, lalu Rasulullah SAW berkata padanya :
Keberadaan hari ibu ini tidak menyalahi
dan bertentangan dengan syariat Islam itu sendiri, bisa kita katakan ia justru menjadi bagian
kecil dari bagian besar syariat Islam yg khusus berbicara mengenai patuh dan
sayang pada orangtua atau ibu khususnya dalam konteks ini (Juzz dari Kull
kita sebut dalam mantiqnya), ringkasnya bisa kita katakan hari ibu ini adalah
satu warna diantara sekian banyak warna yg menggambarkan bagaimana pentingnya
mentaati, menghormati, serta menyayanginya.
Terlebih jika kita renungkan lebih dalam
lagi, hari ibu dapat menjadi langkah awal kesadaran pentingnya patuh dan sayang
kepadanya untuk orang-orang awam dan anak-anak (kita sebut “tadarruj
fittarbawiyyah”).
Maka, dengan penjelasan yg telah berlalu tidak mengapa bagi kita untuk memeriahkan dan merayakannya, dengan syarat setiap harinya kita senantiasa taat, patuh, dan sayang kepada ibu khususnya serta orangtua atapun keluarga pada umumnya, sebagaimana yg Allah SWT dan Rasulnya SAW inginkan dari kita melalui perantara agama Islam yg ajarkan kepada kita dengan syariatnya nan indah.
Bait syair
indah mengenai taat pada kedua orang tua oleh Imam Syafi’i –rahimahullah ta’ala- yg kami dapatkan dari halaman facebook
mahaguru kami Syekh Ali Jum’ah (Mantan Mufti Mesir) –Hafizahullah ta’ala- :
Taati perintah Allah SWT # Dan penuhi
hatimu dengan rasa takut kepada-Nya,
Agama ini adalah hak & kewajiban #
Ia akan menjadi lentera Rohani dan Jasmani,
Pegang teguhlah agamamu karna ia adalah
# Investasi nikmat kebahagiaanmu kelak,
Taatilah Ayahmu karna ia adalah # Orang
yg menjaga serta mendidikmu sedari belia,
Tunduk dan senangi Ibumu # Karena
durhaka kepadanya termasuk dosa besar,
Ibu telah mengandungmu selama 9 bulan #
Serta menahan rasa sakit dan jemu,
Wallahu A’lam
Bisshawab.
#IbnAmruRay
#21maret_SelamatHariIbu

